Sentani – Mahasiswa asal Mamberamo Tengah Papua terdampak Covid 19 di seluruh Indonesia dipastikan mendapat bantuan sosial. Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan sistem, by name, by address dan by Acoun (No Rekening) di salurkan kepada 1300 mahasiswa di seluruh Indonesia.
“Bantuan Langsung Tunai, tidak melalui tangan orang kedua atau ketiga. Sesuai laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 Mamberamo Tengah sampai sekarang sudah 700 atau 70 persen mahasiswa terlayani. Untuk itu beberapa mahasiswa dari setiap kota studi seluruh Indonesia yang belum memasukan bio data diminta segera dikirim dan staf Sekretariat Tim Gugus Tugas Covid-19 Mamberamo Tengah akan menerima pengiriman baik secara kelompok maupun pribadi langsung ke nomor Whassap atau WA yang sudah disampaikan,” Tegas Bupati Mamberamo Tengah Usman G. Wanimbo,SE,M.Si ketika menerima sejumlah mahasiswa asal Mamberamo Tengah dari kota studi Jayapura yang menanyakan sejau mana proses bantuan sosial bagi mahasiswa asal Mamberamo Tengah yang terdampak wabah Virus Corona di seluruh Indonesia.
Sejumlah mahasiswa itu menemui Bupati Usman G. Wanimbo usai penyerahan bantuan sosial paket sembako bagi warga tidak mampu ber-KTP Mamberamo Tengah yang menyebar di Jayapura dan sekitarnya.
Penyaluran bantuan sosial itu secara simbolis diserahkan kepada beberapa perwakilan warga tidak mampu yang digelar di halaman Kantor Perwakilan Mamberamo Tengah di Jabaso Sentani, Kamis, 28 Mei 2020 lalu.
Menurutnya Kabupaten Mamberamo Tengah adalah satu – satunya Kabupaten di Papua yang memberikan bantuan Langsung Tunai kepada seluruh mahasiswa terdampak Covid-19 yang menyebar di beberapa kota studi seluruh Indonesia.
Karena itu, adik – adik mahasiswa diharapkan bersabar. Karena proses penyaluran melalui Bank membutuhkan waktu dan perhatian besar, pihak Bank memberikan waktu khusus tetapi pihak Bank juga melayani nasaba lain sehingga diminta untuk bersabar, dipastikan semua akan terlayani hanya butuh waktu.
“kami minta setiap Mahasiswa mengirimkan bio data harus lengkap dengan nomor rekening,namun setelah dikoreksi ternyata dua bahkan tiga mahasiswa satu nomot rekening,ini yang ditolak pihak Bank. Jadi adik – adik mahasiswa diminta apabila megirim bio data harus lengkap dengan nomor rekeningnya,” ujar Bupati Usman G. Wanimbo.
Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si menghimbau kepada adik – adik mahasiswa yang terdampak Covid agar segera melengkapi persyaratan yang kurang karena beberapa hari kedepan Tim Covid-19 Mamberamo Tengah akan close atau tutup menerima persyaratan.
“saya harap setiap mahasiswa menerima bantuan langsung tunai ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,hanya untuk menyambung hidup,tidak lebih tapi tidak kurang jadi manfaatkan dengan baik”. Pintanya.
Sumber Berita & Foto : https://www.pasificpos.com/

